Cara Memotivasi Karyawan Yang Kurang Percaya Diri

Apakah artikel yang berjudul Cara Memotivasi Karyawan Yang Kurang Percaya Diri ini sedang anda cari. Kelihatannya ini adalah artikel yang tepat untuk kamu. Selamat mambaca ya.

caramemotivasikarywan

Karyawan dapat saja kita sebut sebuah tim kerja yang akan membuat bisnis atau usaha kita berkembang. Bila tim kamu sudah termotivasi untuk bekerja dengan baik, pelaksanaan tugas akan menjadi lebih mudah, lebih menyenangkan, dan lebih dinamis. Agar kamu mampu memotivasi tim untuk berhasil, kamu harus menjadi pemimpin yang tangguh, yang dapat memberikan perhatian secara individual dan mengakui mereka sebagai sebuah tim.

Manajer bertanggung jawab memilihara motivasi semua staf yang dipimpinnya supaya mereka mampu menghadapi berbagai tantangan, misalnya: mencapai target penjualan, mengetahui situasi pasar, dan menguasai pangsa pasar yang baru.

Jika kamu ingin mulai memotivasi tim kamu hari ini juga, anda dapat memulainya dengan langkah 1 berikut ini.

1. Diskusikan manfaat dari kesuksesan. Jikalau kamu ingin tim kamu termotivasi, kamu harus menjelaskan hasil-hasil positif yang akan diperoleh dari pencapaian sebuah tujuan. Dengan melaksanakan langkah untuk memotivasi tim ini, anda memberikan kendali ke dalam tangan mereka sendiri atas penerimaan kompensasi dan penghargaan lainnya di kemudian hari. Tim kamu harus dapat melihat bahwa kemenangan mereka akan memberikan manfaat bukan hanya bagi perusahaan, melainkan pula untuk setiap anggota tim secara individual. Bila kamu benar-benar ingin memotivasi mereka, kamu harus menetapkan sasaran kamu serealistis bisa jadi agar mereka bisa merasakan penghargaan yang nyata.

2. Jagalah supaya tim anda merasa tertarik. Tumbuhkan rasa ingin tahu dalam pola pikir setiap anggota tim anda sehingga mereka cukup tertarik untuk mencapai sasaran yang anda harapkan. Dengan melakukan hal ini, para anggota tim kamu akan mempunyai keinginan untuk belajar lebih banyak. Hal ini bisa diraih jikalau kamu mengerti apa yang menyenangkan atau memikat minat anggota tim kamu. Cari tahu hal-hal apa yang paling penting bagi mereka baik secara tim dan secara individual. Jikalau anda bisa menjaga segala sesuatunya tetap memikat dan menyenangkan dengan menyampaikan sasaran yang nyata, rencana perubahan, dan peningkatan, akan membuat mereka tetap ingin bekerja.

3. Tentukan sasaran yang realistis. Kenali kapasitas tim anda dan tentukan sasaran yang benar-benar sanggup mereka capai. Ada baiknya kalau kamu mempunyai sebuah ambisi pada kala menetapkan sasaran, tetapi bila kamu membuatnya terlalu menantang sampai tim anda akhirnya kandas, maka setiap orang akan patah semangat. Buatlah sasaran yang realistis dan siapkan sarana yang dapat membuktikan pendapatan mereka untuk mempertunjukkan bahwa mereka sudah semakin dengan sasaran yang ingin mereka capai. Membuat sasaran-sasaran kecil dalam mencapai tujuan pun merupakan cara yang baik dalam memastikan keberhasilan, sehingga tim kamu tidak merasa bahwa apa yang mereka lakukan sudah seluruhnya atau tidak sama sekali.

4. Ciptakan persaingan yang sehat. Ciptakan lingkungan kerja sama persaingan yang mampu membangkitkan setiap anggota tim kamu untuk mencapai sasaran mereka. Adakan persaingan kecil dengan penghargaan yang nyata, bisa saja sama mengajak makan siang gratis, untuk membuat mereka gembira karena sudah bekerja sebaik mungkin. Cara ini dapat membuat tim kamu merasa mencapai lebih dari apa mereka harapkan, selama anda menetapkan pedoman yang jelas dan yakinkan bahwa hubungan mereka tetap terjalin dengan baik satu sama lain.

5. Buat agar anggota tim saling bekerja sama. Susun rencana kerja yang membutuhkan kerja sama di antara anggota tim sehingga mereka mau tidak mau harus bekerja bersama-sama agar dapat mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Apabila setiap anggota tim bekerja sendiri-sendiri, bisa jadi tidak akan ada kesatuan atau kekompakan. Seseorang yang bekerja sendiri tidak akan dapat membuat tim berhasil, dan keberhasilan yang optimal bisa tercapai apabila semua anggota dari tim bekerja sama sebaik sekiranya sesuai dengan kemampuan mereka.

Terimakasih sudah membaca artikel yang berjudul Cara Memotivasi Karyawan Yang Kurang Percaya Diri ini. Semoga bermanfaat untuk kedepannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *